Kita menyaksikan suara-suara kita sering ditanggapi dengan lelucon, bahkan dibungkam. Tapi kita tahu ada bahasa lain yang bisa upayakan, yakni Bahasa Visual. Kami mengajak teman-teman semua memanfaatkan momen ini untuk menyuarakan aspirasi (harapan/kritik) sebagai bagian dari aksi solidaritas, bahwa perjuangan harus dijalankan dalam banyak strategi dan energi.
Bersama sejumlah narasumber tamu, kami mengundang teman-teman semua ikut berdoa bersama untuk para korban dan pejuang demokrasi, serta bersuara bersama-sama. Silakan membawa medium kertas, kain, kaos, atau apa pun sebagai media yang bisa mempertebal suara visual teman-teman.
Kami berharap situasi segera membaik dan aspirasi masyarakat dapat terpenuhi sepenuhnya.
Salam,
Komunitas Gubuak Kopi


