Presentasi Publik Daur Subur XI
Presentasi ini menghadirkan catatan hasil Lokakarya dan Residensi Daur Subur XI. Para residen berkolaborasi dengan peserta Lokakarya Daursubur XI selama kurang lebih satu bulan. Me
Ini Dia Tamu Street Art Jamming di Solok!
Profil artists program STREET ART JAMMING Street Art Jamming ini mempertemukan setidaknya seniman street art dari berbagai kota di Indonesia untuk meninggalkan beberapa karya merek
Tenggara TikTok Contest
Tenggara Festival #3 – Tidak Kayu, Tangga Dikeping, mengundang keterlibatan publik untuk mendokumentasikan ataupun menghadirkan perspektifnya dalam membingkai aktivitas Tengg
Sampai Bertemu di Tenggara Festival 2025!
[TENGGARA FESTIVAL 2025] Tidak Kayu, Tangga Dikeping! – Tenggara Festival adalah sebuah perhelatan seni dua tahunan yang digagas oleh Komunitas Gubuak Kopi bersama jejaring k
Asa Pewaris Kebudayaan Pertanian Solok
Catatan Lokakarya Daur Subur XI Pertanian itu bukan cuma soal tanam dan panen. Ia adalah napas hidup, adab, dan spiritualitas yang menuntun keseharian. Di Minangkabau, bertani meng
Panggilan Terbuka: Poster untuk Tenggara 2025!
Halo teman-teman tahun ini Tenggara Festival kembali hadir pada 1-10 Agustus 2025. Dengan semangat yang masih sama, Tenggara tahun ini bertemakan “Tidak Kayu Tangga Dikeping” a
Berkumpul di Bukik Gompong
Minggu, 25 Mei 2025, pagi ini cukup cerah dan hangat untuk bertandang ke Bukik Gompong Sejahtera, sebuah area pertanian di kaki Gunung Talang, Solok. Di sini biasa kita jumpai budi
Pertanian Sehat Dimulai dari Memanusiakan Manusianya
Catatan Daursubur Akhir Bulan, edisi 26 April 2025, Pertanian Sehat bersama Wahyu Nusa Lubis dan dimoderatori oleh Rozi Edrus, di Rumah Tamera – Komunitas Gubuak Kopi Aku
Pertanian Berkesadaran bersama Satria Arjuna
Catatan Daursubur Akhir Bulan – Maret 2025 Ramadhan lalu, di Rumah Tamera cukup banyak takjil yang siap untuk disantap. Setiap yang datang membawa menu untuk berbuka, mulai dari
Cerita tentang “Kota Sepenghidupan” di Jatiwangi
Artikel ini adalah transkrip percakapan Arief Yudi (Jatiwangi Art Factory) yang dicatat oleh Biki Wabihamdika pada “Diskusi Terpumpun Pengembangan Platform Daur Subur sebagai Str